Mahasiswa KuKerTa UIN SMH Banten Edukasi Anti Bullying untuk Murid SD di Pandeglang
Pandeglang, 3 Agustus 2026– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KuKerTa) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Kelompok 34 Desa Kaduengang menyelenggarakan kegiatan Edu Anti Bullying (Stop Bullying, Mulai Berteman) pada Senin, 3 Agustus 2026, di SDN Kaduengang. Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Lingkungan Sekolah yang Aman, Ramah, dan Bebas dari Bullying” ini diikuti oleh siswa-siswi kelas V dan VI sebagai upaya menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang saling menghargai dan bebas dari perilaku perundungan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh siswa. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami dan mampu meningkatkan partisipasi peserta.
Selain penyampaian materi, mahasiswa KuKerTa juga mengajak peserta menyaksikan video edukatif, mengikuti permainan (ice breaking), berdiskusi, serta melakukan simulasi sederhana mengenai cara menghadapi dan mencegah tindakan bullying di lingkungan sekolah. Metode pembelajaran yang komunikatif ini membuat peserta lebih mudah memahami materi sekaligus berani menyampaikan pendapat dan berbagi pengalaman.
Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengikuti setiap rangkaian acara. Diharapkan melalui kegiatan ini para peserta mampu memahami bahaya bullying, menumbuhkan sikap empati, saling menghargai, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KuKerTa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Kelompok 34 Desa Kaduengang, sebagai upaya mendukung pembentukan karakter generasi muda serta menciptakan lingkungan belajar yang positif dan inklusif.
Penulis: Siti Maulidah, Mahasiswa UIN Banten

