Mahasiswa KKN UIN SMH Banten Hadirkan Reflektor dan Peta Desa di Pandeglang

Pandeglang, Jum’at 07 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KuKerTa) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Kelompok 34 Desa Kaduengang melaksanakan program kerja unggulan Kaduengang Siaga sebagai upaya mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih aman, tertib, dan mudah dikenali oleh masyarakat.

Kaduengang Siaga merupakan program yang dirancang berdasarkan hasil observasi mahasiswa terhadap kondisi lingkungan Desa Kaduengang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Salah satu perhatian yang ditemukan adalah kebutuhan akan penanda pada sejumlah ruas jalan, khususnya pada area yang memiliki keterbatasan penerangan dan membutuhkan peningkatan visibilitas bagi pengguna jalan.

Sebagai bentuk aksi nyata, mahasiswa KKN Kelompok 34 melaksanakan pembuatan dan pemasangan reflektor jalan pada titik-titik yang telah ditentukan. Reflektor tersebut berfungsi sebagai penanda visual yang dapat membantu meningkatkan keterlihatan jalur jalan, terutama ketika kondisi lingkungan mulai gelap.

Selain pemasangan reflektor, Kaduengang Siaga juga mencakup penyusunan peta Desa Kaduengang. Peta tersebut disusun sebagai media informasi mengenai wilayah desa dan berbagai titik penting yang dapat membantu masyarakat maupun pihak terkait dalam mengenali kondisi serta lokasi di wilayah Desa Kaduengang.

Ketua Kelompok 34 KKN UIN SMH Banten, Shidqi, menyampaikan bahwa program Kaduengang Siaga diharapkan dapat memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara langsung.

“Kami ingin Kaduengang Siaga tidak hanya menjadi program yang selesai ketika KKN berakhir, tetapi meninggalkan sesuatu yang dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat. Melalui reflektor jalan dan peta desa, kami berharap kontribusi kecil yang kami lakukan ini dapat membantu meningkatkan keamanan sekaligus memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Kaduengang,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan program tersebut tidak terlepas dari dukungan dan keterlibatan masyarakat.

“Bagi kami, yang paling penting dalam KKN adalah bagaimana mahasiswa bisa hadir, melihat kebutuhan yang ada, kemudian bersama-sama mencari solusi yang sesuai dengan kondisi masyarakat. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga program Kaduengang Siaga dapat terlaksana,” tambahnya.

Melalui Kaduengang Siaga, mahasiswa KKN Kelompok 34 berharap reflektor jalan dan peta desa yang dihasilkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata selama pelaksanaan KKN di Desa Kaduengang.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen mahasiswa KKN UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui program yang sederhana, tepat guna, dan sesuai dengan kebutuhan lingkungan Desa Kaduengang.

Penulis: Siti Maulidah, Mahasiswa UIN SMH Banten